Saya Liba Natur Brilian, juga dikenal sebagai Natur atau gingalibadeidara, seorang editor video dan desainer grafis dengan passion yang mendalam terhadap teknologi, seni, musik, dan sebagai pembuat konten.
Di sini, saya berbagi proyek-proyek terbaruku seperti desain, penyuntingan video, vektor, dan blogging. Saya berharap platform ini dapat menjadi ruang untuk berbagi inspirasi, ide, dan diskusi yang menarik bersama kalian.
Sudah tertarik dengan teknologi sejak sekolah dasar, awalnya karena era warnet pada saat itu. Awalnya, saya hanya mengenal permainan yang sudah ada di sistem operasi, lalu pada tahun 2007 saya mulai mengenal internet dan hal-hal lain.
Awalnya, itu karena ayahku sendiri hampir setiap pagi Minggu memutar lagu-lagu melalui pemutar VCD dan kaset. Awalnya, saya hanya tertarik pada genre lagu-lagu barat klasik, lalu lagu-lagu Indonesia, kemudian beralih ke Kpop karena teman-teman SMP-nya saat itu (ya, kamu tahu Super Junior dan SNSD) hingga akhirnya ke lagu-lagu JPop hingga sekarang. Oh ya, saya juga suka musik klasik, musik doujin seperti Touhou dan sebagainya.
Semua berawal dari anime yang tayang di stasiun TV Indonesia. Anime pertama yang kutonton adalah Naruto, dan pada tahun 2012 saya mulai tertarik dengan Little Busters (ya, ini juga salah satu anime favoritku), dan akhirnya saya terus menonton hingga sekarang, meskipun sekarang saya sendiri jarang menontonnya lagi. Dan daftar anime yang kutonton sekarang bisa dilihat di Anilist atau Trakt
CNah, untuk gim dan visual novel ini, awalnya saya penasaran, mulai dari mendengar lagu nightcore (seperti yang disebut sekarang), dan penasaran karena seni yang digunakan dalam video tersebut berasal dari karya penggemar, anime, atau sumber lain. Ternyata seni tersebut berasal dari Visual Novel, dan dari situlah sayaaku mulai tertarik untuk memainkan Visual Novel. Saat itu, Visual Novel yang sedang ramai dibicarakan adalah Koi Kakeru Shin Ai Kanojo. Adapun gim itu sendiri, semuanya dimulai karena teman sekolahku yang memainkan gim Bully Scholarship, dan game mobile pertama yang saya mainkan adalah THE IDOLM@STER: CINDERELLA GIRLS STARLIGHTS atau yang dikenal sebagai Deresute.
Jujur saja, saya pertama kali tertarik dengan dunia penerjemahan saat belajar membuat efek karaoke dan takarir. Pada tahun 2016, saya mulai terjun ke dunia penerjemahan, meskipun ini bukan jurusanku di sekolah. Awalnya hanya untuk mengisi waktu luang, karena minatku pada pelajaran bahasa, baik Indonesia maupun Inggris. Dan ini harus dikembangkan lebih lanjut, terutama karena saya sendiri pun ingin bisa berbicara bahasa Jerman, Jepang, dan Mandarin.